Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar ‘Beauty Contest Perbankan 2025’ hari pertama di Ruang Multimedia, Lantai 1 Gedung Rektorat, Kampus Untirta, Sindangsari, Kabupaten Serang, Senin, 21 April 2025. Pada kesempatan ini, Keempat bank seperti Bank Muamalat, BJB Syariah, BSI dan BCA melakukan presentasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pihak kampus yang dihadiri oleh Prof. Dr.-Ing. Ir. Asep Ridwan, ST., MT., IPU. selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Dr. Alfirano, ST., MT., selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi. Serta juga turut dihadiri oleh Prof. Dr. Rudi Zulfikar, SE. Akt, MM, M.Si selaku Ketua SPI Untirta, Deden Hery Hermawan, S.E, MM selaku Kabiro BPKU, Kabag Keuangan, Pokja Kerja Sama dan staf. Prof. Asep menyampaikan, para juri dari Untirta sudah mengantongi kelebihan dan keunggulan bank terutama soal fitur layanan untuk kemajuan Untirta dimulai dari layanan Dana UKT, besaran Deposito giro dan layanan lainnya. “Semua juri Independen dan tidak ada intervensi dan hasilnya pun masing-masing dari juri,” jelasnya.“Harapannya Untirta mendapatkan layanan terbaik dari Bank ini ketika menjadi mitra kita. Kita menjadi lebih efektif dan efisien dan kita mendapatkan bank yang handal, kontinyu dan bisa dinikmati semua civitas academica dan tenaga kependidikan Untirta,” tambahnya.Penulis: Arif/Angga Humas Untirta Foto: Arif
Baca SelengkapnyaUntirta dan BPIP menggelar kegiatan bertema ‘Kuliah Umum memperkokoh Ideologi Pancasila Generasi Muda’ di Auditorium Kampus Untirta. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Untirta dalam mempertahankan nilai-nilai idelogi Pancasila pada generasi muda. hadir dalam kegiatan ini Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., dan jajaran, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia (RI) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto, S.E., M.A.B., Ir. Prakoso, M.M., Deputi Bidang Pengkajian dan Materi Surahno, S.H., M.Hum., Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Dr. Adhianti, S.I.P., M.Si. Prof. Fatah menuturkan, Untirta adalah kampus JAWARA yang merupakan singkatan dari Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius dan Akuntabel. Nilai ini sangat beririsan dengan nilai-nilai Pancasila yang diperas dari teladan dan etos perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani. “Kita akan tambah kuat dengan kolaborasi Bersama BPIP Republik Indonesia. Ini merupakan bentuk rasa Syukur dan terima kasih atas kepercayaan kepada Kepala BPIP RI yang menjadikan Untirta destinasi untuk sama-sama bergotong royong dalam menguatkan karakter bangsa dan implementasi ideologi Pancasila,” ujarnya. Prof. Yudian dalam kuliah umumnya menyampaikan, betapa pentingnya arti Pancasila bagi bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dan yang dimulai dari Proklamasi Kemerdekaan yang merupakan peristiwa terbaik dan terhebat di muka bumi dalam sepanjang sejarah di dunia. “Jangan kau jual ideologi bangsa ke penjajah. Kita yang paling diridhoi oleh Tuhan. Kita adalah bangsa kaya dan supaya bersyukur dengan Pancasila ini. Kita bangsa Indonesia paling dikasih Tuhan,” tegas Prof. Yudian. “Kita punya hak konstitusional setinggi-tingginya karena setiap rakyatnya diberikan hak untuk menjadi seorang pejabat, menteri atau bahkan sampai presiden,” katanya. Ia menegaskan, jika bangsa Indonesia melawan Pancasila sama saja dengan minimalnya melawan Tuhan. Sebab, Indonesia merupakan daarul ijma atau negara konsensus atau yang utama adalah dimulai dari sebuah perjanjian yang dimana kekuasaan Tuhan diserahkan kepada mayoritas. Dan hal ini dikuatkan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu tidak bertentangan dengan agama, khususnya agama Islam karena di dalamnya berbicara soal Ketuhanan, Keadilan, persatuan, kebijaksanaan dan nilai-nilai agung lainnya.
Baca SelengkapnyaUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar wisuda Gelombang II berjumlah 713 lulusan dari jenjang D3, Sarjana dan Pascasarjana, di Auditorium Kampus Untirta, Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Minggu, 13 April 2025. Hadir juga dalam kegiatan ini tamu spesial Untirta yakni Gubernur Banten Andra Soni, S.M., M.A.P.Acara ini dibuka dengan kalam ilahi dan juga pembacaan Surat Keputusan untuk para wisudawan gelombang II tahun 2025 ini. Setelahnya, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, ST., MT. memberikan pidato pembukaannya di hadapan para hadirin kali ini. “Bekali dengan kepercayaan diri yang tinggi. Anda sudah ditempa dengan value JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius dan Akuntabel). Kita sudah berstandar internasional dan sejajar dengan kampus yang sudah lebih dulu establish,” ujarnya. “Kemampuan adaptasi juga menjadi modal yang penting bagi para JAWARA Untirta. Kita juga mendukung 17 program strategis nasional yang dicanangkan Pak Prabowo dan kita harus meresponsnya dengan kemampuan bersaing secara global,” kata Rektor. Setelah pidato Rektor, acara dilanjutkan dengan penandatanganan perpanjangan MOU antara Untirta dan Pemerintah Provinsi Banten mengenai pemberdayaan dan peningkatan sumber daya manusia serta pengembangan potensi daerah Provinsi. Gubernur Banten, Andra Soni berharap kerjasama dan sinergi yang selama ini terjalin baik terus ditingkatkan, termasuk kerjasama lainnya dalam bidang pendidikan. "Secara umum bagaimana kita bisa bersinergi karena saya ingin setiap kebijakan dan rencana itu berbasis riset," ungkapnya.
Baca SelengkapnyaFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama Language Center & International Office (LCIO) Untirta menggelar kuliah umum yang istimewa dengan menghadirkan Duta Besar Rumania untuk Indonesia, Mr. Dan-Andrian Bănescu, sebagai pembicara utama. Kuliah umum ini mengangkat tema “Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Rumania” dan menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Rumania. Acara yang berlangsung di ruang Multimedia Gedung Rektorat Untirta Sindangsari ini dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman., S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Agus Sjafari, M.Si., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Alfirano, ST., MT., Ph.D., Dekan FISIP, Leo Agustino, Ph.D, Kepala UPA. Bahasa Dr. Udi Samanhudi, S.Pd., M.Pd, Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Dr. Ail Muldi, M.I.Kom, Dosen dan para mahasiswa FISIP serta perwakilan mahasiswa dari FKIP. Dalam sambutannya, Dekan FISIP Untirta menyampaikan rasa hormat dan kebanggaan atas kehadiran Duta Besar Rumania. “Kami merasa terhormat menerima kunjungan Duta Besar pada kesempatan yang sangat berarti ini. Pendidikan adalah jembatan kuat antarbangsa, dan momen ini membuka peluang besar untuk kerja sama jangka panjang antara Indonesia dan Rumania,” ujar Dekan. Duta Besar Rumania, Dan Andrian Bănescu, dalam penyampaiannya, menyoroti hubungan historis kedua negara yang telah terjalin sejak tahun 1950, dan terus berkembang di berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, budaya, dan terutama pendidikan. Beliau menjelaskan bahwa ada banyak bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan antara Indonesia dan Rumania, mulai dari perjanjian antar kementerian pendidikan, kerja sama antar daerah, hingga memorandum of understanding (MoU) antar Universitas. Bahkan, Duta Besar menyampaikan rencana penjajakan kerja sama antara Untirta dengan Universitas di Rumania dalam bentuk pertukaran mahasiswa, dosen, proyek bersama, hingga program magang di kedutaan. Menariknya, Duta Besar Rumania juga membagikan informasi tentang beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah Rumania bagi mahasiswa Indonesia di berbagai jenjang S1, S2, dan S3, baik melalui Kementerian Luar Negeri Rumania maupun melalui lembaga lain seperti Badan Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Rumania. “Rumania adalah negara yang indah dengan sejarah dan budaya yang kaya. Kami menyambut para pelajar Indonesia untuk belajar dan mengenal lebih dalam negara kami. Saat ini, kami juga sudah membuka kelas pengajaran bahasa dan budaya Rumania di Universitas Indonesia, dengan 120 mahasiswa aktif,” tambahnya Tak hanya bicara soal pendidikan, Duta Besar juga memperkenalkan berbagai aspek tentang negaranya kepada para mahasiswa, mulai dari sejarah, sistem pemerintahan, keberagaman agama, hingga destinasi wisata ikonik seperti Kastil Bran yang dikenal sebagai Kastil Dracula. Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana mahasiswa FISIP menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peluang beasiswa dan karier di dunia diplomasi. Duta Besar bahkan memberi gambaran kerja di lingkungan kedutaan, serta jalur karier diplomatik yang bisa ditempuh oleh lulusan ilmu sosial dan politik. Kuliah umum ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Indonesia dan Rumania, serta memperluas cakrawala akademik dan profesional bagi sivitas akademika Untirta.
Baca SelengkapnyaUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bekerja sama dengan para mitra seperti PT Paragon Technology and Innovation, PT Krakatau Steel, PT Telkomsel, Bank BJB, Bank BTN Syariah dan Baznas, mengadakan peringatan Nuzulul Quran dengan tema “Berbagi Energi, Motivasi dan Kebaikan untuk Membangun Kejayaan Negeri”.Acara ini berlangsung di kampus Untirta, Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Rabu, 19 Maret 2025. Kegiatan ini mencakup simbolis penyerahan beasiswa kepada mahasiswa oleh mitra dengan rincian dari PT Paragon masing-masing 5 juta rupiah bagi 10 penerima, dari PT Krakatau Steel , masing-masing 5 juta rupiah 10 penerima, PT Telkomsel, 50 juta rupiah bagi 27 Penerima/disesuaikan jumlah UKT, Bank BJB masing-masing 5 juta rupiah bagi 5 penerima, Bank BTN masing-masing 1 juta rupiah bagi 10 Penerima, BTN Syariah masing-masing 1 juta rupiah bagi 5 penerima dan BNI masing-masing 1 juta rupiah bagi 5 penerima. Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian motivasi untuk penerima beasiswa oleh Direktur SDM PT Krakatau Steel Agus Nizar Vidiansyah, tausiyah terkait Syekh Nawawi Al-Bantani oleh Prof. Dr. K.H. Tihami, M.A., simbolis penyerahan bantuan sosial oleh ketua DWP Untirta oleh Hj. Omah Rochmawati, S.Pd., serta penyerahan simbolis bantuan dari Baznas. Tentunya hadir dalam kegiatan ini Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Ketua Senat Untirta Prof. Dr. H. Rudi Zulfikar, S.E., Akt., M.M., M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Rusmana, Ir., M.P., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Prof. Dr.-Ing. Ir. Asep Ridwan, ST., MT., IPU., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Agus Sjafari, M.Si., para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala UPA, para Kabiro, Kabag, Ketua Pokja, dan staf. Prof. Fatah dalam sambutannya menuturkan, hal ini merupakan cermin kolaborasi Untirta dengan para mitra dalam memupuk kebaikan dan berjuang untuk berkontribusi dalam membangun negeri. Menurutnya, sesuai tema, langkah kebaikan ini merupakan usaha dalam mengamalkan dari Al-Quran surat Al-Maun, yakni menyantuni anak yatim dan menjauhi perbuatan mendustakan agama. “Seluruh yang terlibat Insaa Allah tercatat sebagai kebaikan. Bagi mahasiswa yang mendapat beasiswa kita doakan jadi pemimpin bangsa. Tetap semangat. Anda tidak sendirian. Institusi memikirkan itu,” tutur Prof. Fatah. Sementara Agus Nizar menjelaskan, kerja sama merupakan dari DNA bangsa Indonesia. Jadi, menurutnya, kepintaran itu bagus tetapi harus disertai dengan keinginan untuk berkolaborasi karena perusahaan itu sebetulnya tidak ingin superman melainkan menginginkan superteam. “Diperluaslah kolaborasi karena itu adalah salah satu kunci keberhasilan kita di masa saat ini dan masa depan,,” kata Agus Nizar.
Baca SelengkapnyaUntirta memperkuat sinergi dengan Yayasan Penabulu melalui penandatanganan MoU, sekaligus menggelar Seminar/Talkshow “Voices for Just Climate Action (VCA) Goes to Campus” yang mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam aksi iklim berkeadilan.Acara yang digelar di Kampus Untirta Sindangsari ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta berbagai pihak terkait yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan dan lingkungan. Dalam kesempatan ini Rektor Untirta, Prof. Dr. Fatah Sulaiman,membuka secara langsung dan menegaskan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan akan terus menjadi prioritas utama Untirta. “Kita tidak ingin hanya berbicara, tetapi bertindak nyata dalam menjaga lingkungan. Dengan kerja sama ini, kita semakin dekat dengan visi menjadi universitas hijau yang berdaya saing global,” katanya. Sardi Winata, S.IP, M.A., Kepala Yayasan Penabulu, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam gerakan ini. “Kami ingin mendekatkan mahasiswa dengan realitas lingkungan di sekitar mereka. Pendidikan bukan hanya di dalam kelas, tetapi juga harus menyentuh masalah sosial dan ekologi,” ujarnya. Kerja sama ini akan membuka berbagai peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam proyek berbasis aksi nyata, termasuk program keberlanjutan dan advokasi iklim berbasis lokal.Sesi talkshow “Voices for Just Climate Action (VCA) Goes to Campus” menjadi sorotan utama dalam acara ini. Menghadirkan narasumber inspiratif seperti: Frits Jermias Ndun (Pelopor Penggerak) , Sugiarto Arif Santoso (Civic Space and Advocacy Manager) dan Prof. Fatah Sulaiman (Praktisi Akademisi). Dalam paparannya, Frits Jermias Ndun mengangkat isu pencemaran laut di Suku Rote, di mana sampah yang dibuang ke laut semakin mengancam ekosistem maritim. “Saya melihat anak-anak muda harus turun tangan. Saya mengajak mereka menanam mangrove dan menjaga laut kita dari pencemaran,” tegasnya. Sementara itu, Sugiarto Arif Santoso menekankan pentingnya kontribusi generasi muda dalam menghadapi pemanasan global. “Jangan hanya diam! Bergabunglah dengan komunitas peduli lingkungan, seperti Penabulu, dan ikut serta dalam aksi nyata seperti menanam pohon mangrove,” serunya. Tak hanya mendengarkan, para mahasiswa yang hadir juga diajak untuk berdiskusi dalam Focus Group Discussion (FGD), membahas langkah konkret dalam mendukung aksi iklim berkeadilan. Hasil diskusi ini kemudian dituangkan dalam Deklarasi Komitmen Mahasiswa untuk Aksi Iklim Berkeadilan, di mana para peserta secara simbolis mengenakan rompi VCA, menandai kesiapan mereka sebagai agen perubahan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, dan buka puasa bersama, menciptakan suasana kebersamaan dalam mewujudkan perubahan positif. Dengan pencapaian ini, Untirta tidak hanya semakin unggul dalam sistem manajemen pendidikan, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai kampus yang peduli terhadap masa depan bumi Berita: Riry/Angga Humas Dokumentasi: Riry
Baca Selengkapnya