Berita Terkini

UNAND dan UNTIRTA Jalin Kerja Sama, Siap Perkuat Riset Berdampak Nyata 08 Oct 2025 Admin

Padang, 7 Oktober 2025 — Dua perguruan tinggi negeri, Universitas Andalas (UNAND) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), sepakat menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Gedung Rektorat UNAND, Padang, Selasa (07/10/2025). Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antar universitas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNAND, Efa Yonnedi, Ph.D. beserta jajaran dan Rektor UNTIRTA, Prof. Fatah Sulaiman, Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Alfirano, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Tubagus Bahtera Rohimudin, M.Si bersama tim kerja sama Universitas. Dalam sambutannya, Rektor UNAND menjelaskan bahwa “Sejumlah hasil riset di bidang ini telah berhasil dihilirisasi, seperti pengembangan tinta pemilu berbasis gambir yang digunakan pada Pemilu dan Pilkada, serta produk reagen uji cepat penyakit menular seperti TBC dan HPV yang memiliki kandungan lokal hingga 50 persen,” terangnya. Ia menambahkan, UNAND tengah mempersiapkan kebijakan internal terkait pengelolaan hasil riset dan spin-out company. “Ke depan, universitas harus memiliki kebijakan agar paten dosen yang digunakan dalam spin-out company bisa memberikan equity bagi universitas, setidaknya lima persen saham,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menekankan penandatanganan MoU ini memiliki cakupan luas dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi. Namun, ia menegaskan pentingnya tindak lanjut melalui MoA atau PKS agar kerja sama benar-benar berdampak. “Salah satu implementasinya adalah penerapan manajemen risiko dan pengelolaan kerja sama yang efektif di lingkungan universitas,” jelasnya. Hal senada disampaikan Prof. Fatah Sulaiman, Rektor UNTIRTA. “Kami ingin memastikan kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi civitas akademika dan masyarakat,” tegasnya. Prof. Fatah menyampaikan bahwa kerja sama ini difokuskan pada penguatan implementasi manajemen risiko dan tata kelola kerja sama antar universitas. Dalam konteks perguruan tinggi, manajemen risiko menjadi elemen penting untuk memastikan kegiatan akademik, administrasi, dan penelitian berjalan efektif serta mampu mengantisipasi potensi kendala sejak dini. Kedua universitas sepakat bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kapasitas perguruan tinggi Indonesia menuju riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Melalui sinergi ini, UNAND dan UNTIRTA berharap dapat saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan bersama-sama membangun Indonesia.

Baca Selengkapnya
Untirta dan Unila Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset 29 Sep 2025 Admin

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Lampung (Unila) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan yang berlangsung di ruang Multimedia, Gedung rektorat, Kampus Untirta Sindangsari ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua Universitas, termasuk para Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Ketua Pascasarjana serta Kepala Lembaga, Kepala Biro, Kepala UPA dan Undangan lainnya. Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman., S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran Rektor Unila beserta rombongan. Ia menekankan bahwa pertemuan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan historis antara Banten dan Lampung, yang sejak masa Sultan Ageng Tirtayasa sudah terjalin erat. “Kerja sama ini harus segera diimplementasikan, bukan sekadar seremonial. Melalui MoU ini, kita berharap ada kolaborasi nyata, baik dalam program pertukaran mahasiswa, pengembangan kurikulum, publikasi ilmiah, hingga peningkatan kapasitas SDM,” ujar Rektor Untirta. Ia juga menambahkan pentingnya kerja sama di bidang fasilitas riset. “Kami di Untirta memiliki Laboratorium Terpadu yang juga difungsikan sebagai unit income generating. Ke depan, kami berharap ada kolaborasi antara Untirta dan Unila untuk memperkuat laboratorium, bukan hanya dalam pemanfaatan fasilitas, tetapi juga pengembangan produk-produk intelektual,” jelasnya. Rektor Untirta, menegaskan bahwa perjalanan menuju status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) memerlukan sinergi antar universitas. Untirta ingin belajar dari pengalaman Unila, yang lebih senior, namun kini sama-sama dipersiapkan pemerintah menuju PTN-BH. Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., A.S.E.A.N. Eng., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Untirta yang telah menjadi tuan rumah. Ia menegaskan bahwa Unila saat ini memiliki delapan fakultas, satu pascasarjana, dan sekitar 39.000 mahasiswa, dengan Fakultas Kedokteran, Ekonomi dan Bisnis, serta Hukum sebagai program studi favorit. Menurutnya, kerja sama dengan Untirta sangat relevan, mengingat banyak mahasiswa Unila berasal dari Banten dan wilayah sekitarnya. “Kami berharap MoU ini menjadi pintu untuk pertukaran mahasiswa, kolaborasi akademik, hingga penguatan publikasi ilmiah bersama. Unila tidak bisa berdiri sendiri, kami butuh belajar dari Untirta,” jelasnya. Rektor Unila juga menyoroti rencana pengembangan tujuh program studi spesialis di Fakultas Kedokteran. Ia menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi agar program tersebut bisa berjalan dengan kualitas setara universitas besar lainnya. Selain itu, Unila tengah menyiapkan pembangunan rumah sakit dengan dukungan Islamic Development Bank, yang juga terbuka untuk dikolaborasikan dengan Untirta. Kedua rektor sepakat bahwa kerja sama ini bukan hanya sebatas penandatanganan MoU, tetapi akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis. Kolaborasi diarahkan untuk menjawab tantangan lokal maupun nasional, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan laboratorium terpadu. Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Laboratorium Terpadu Untirta, sebagai upaya memperkuat pemahaman tentang potensi fasilitas riset yang dapat dikolaborasikan dalam kerja sama kedua universitas.

Baca Selengkapnya
Rektor dan Wakil Rektor Untirta Dukung Tim Kerja Sama dan International Office Ikuti Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2025 02 Sep 2025 admin

Serang - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar rapat persiapan menghadapi Anugerah Kerja Sama Diktisaintek (AKD) 2025. Rapat dilaksanakan pada Selasa, 2 September 2025, pukul 08.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Rektor Lantai 4, Kampus Sindangsari. Rapat ini dipimpin langsung oleh Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, ST., MT., dengan didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Ir. Alfirano, S.T., M.T., Ph.D., Adapun peserta rapat terdiri atas Ketua Pokja Kerja Sama, serta tim dari International Office dan Kerja Sama Untirta. Agenda utama kegiatan adalah mendengarkan presentasi persiapan AKD, termasuk pemaparan strategi, capaian, dan rencana penguatan kerja sama yang telah dijalankan oleh Untirta. Kategori anugerah ini dibagi tiga antara lain, kerja sama perguruan tinggi dengan pemerintah/LSM, kerja sama perguruan tinggi dengan industri dan kerja sama internasional.Melalui forum ini, diharapkan adanya masukan dan perbaikan dari pimpinan Untirta sebelum dikirimkan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam beberapa hari ke depan. Prof. Fatah menegaskan bahwa kolaborasi adalah keniscayaan, maka kegiatan kerja sama merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan perguruan tinggi. “Sinergi dan jejaring eksternal menjadi kekuatan utama Untirta. AKD tahun 2025 ini adalah momentum strategis untuk menunjukkan capaian tersebut,” ungkapnya. “Secara umum saya puas dengan laporan yang dipresentasikan, hanya ada beberapa tambahan sedikit. Saya optimis bisa bersaing secara nasional, apapun hasilnya nanti.” Dengan dukungan penuh seluruh civitas akademika, Untirta berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring kemitraan, meningkatkan kinerja kerja sama, serta menghadirkan kontribusi berdampak bagi masyarakat, industri, dan dunia pendidikan baik nasional maupun internasional.

Baca Selengkapnya
Untirta Gandeng Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Hadirkan Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa Pertanian 29 Aug 2025 admin

Serang – Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menjalin kerja sama dengan Yayasan JHL Merah Putih Kasih dalam program beasiswa untuk mahasiswa. Penandatanganan perjanjian berlangsung Kamis (28/8/2025) di Auditorium Fakultas Pertanian, Kampus Sindangsari. Sejumlah pimpinan universitas dipastikan hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dekan Fakultas Pertanian, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian, serta Ketua Jurusan di lingkungan Fakultas Pertanian. Dari pihak Yayasan JHL Merah Putih Kasih, acara dihadiri Marihot Gultom selaku perwakilan beserta jajaran timnya. Selain itu, Tim Kerja Sama, Tim Kemahasiswaan serta mahasiswa penerima beassiwa juga turut terlibat aktif dalam penyelenggaraan ini. Wakil Rektor II, Dr. Agus Sjafari, M.Si., menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis mendukung mahasiswa. “Kami ingin memastikan akses pendidikan yang lebih luas bagi mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya lulusan pertanian yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya. Sedangkan Marihot Gultom dalam sambutannya, menyebut pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan SDM pertanian. “Kami percaya investasi di bidang pendidikan, khususnya pertanian, akan memberi dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya. “Yayasan kami sangat concern dalam bidang pertanian terutama budidaya kelapa. Oleh karena itu beasiswa ini dinamakan Beasiswa Kelapa,” ujarnya. Ia mensyaratkan semua mahasiswa yang menerima beasiswa ini agar setelah lulus wajib bekerja di bidang pertanian karena menurutnya, hanya sedikit lulusan pertanian yang lulus tetap berkecimpung di dunia tersebut. Kerja sama beasiswa ini diharapkan menjadi pintu awal kolaborasi berkelanjutan antara Untirta dan Yayasan JHL Merah Putih Kasih dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Baca Selengkapnya
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Resmikan Penandatanganan PKS PPG Guru Tertentu 2025. 28 Aug 2025 admin

Jakarta, 27 Agustus 2025 – Suasana hangat dan antusias mewarnai Millenium Hotel Sirih saat 139 Perjanjian Kerja Sama Pendidikan Profesi Guru resmi ditandatangani, menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru di seluruh Indonesia. Acara dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, yang hadir bersama jajaran Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. Turut hadir pula Rektor Untirta, Prof. Dr. H. Fatah Sulaiman, ST., MT, dan Koordinator Prodi PPG FKIP Untirta, Dr. Murti Ayu Wijayanti, M.Pd. Penandatanganan dilakukan antara Rektor Penyelenggara PPG dan Direktur PPG, untuk Guru Tertentu Tahap 1 dan 2 Tahun 2025. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Langkah ini menjadi bukti nyata Untirta dan pemerintah bergerak bersama membangun pendidikan yang profesional, berkualitas, dan berintegritas tinggi. Dengan PKS ini, guru-guru Indonesia semakin siap menghadapi tantangan pendidikan masa kini dan masa depan.

Baca Selengkapnya
Untirta Gelar Rapat Evaluasi dan Monitoring Kerja Sama Tahun 2025 19 Aug 2025 Admin

SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) akan menggelar Rapat Evaluasi dan Monitoring Kerja Sama serta Sosialisasi Pedoman Kerja Sama Tahun 2025 pada Selasa, 19 Agustus 2025 di Horison TC-UPI Serang. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor Bidang 4, Wakil Dekan Bidang 3, Wakil Direktur Bidang 1 Pascasarjana, Kepala Unit Penunjang Akadmeik (UPA), hingga para operator Sistem Informasi Kerja Sama (SIKERMA) se-Untirta. Acara dimulai dengan laporan ketua pelaksana sekaligus Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Tb. Bahtera Rohimudin, S.E., M.Si. Dalam pembukaannya, beliau berharap kualitas kerja sama sebagai bagian dari Indikator Kerja Utama (IKU 6) Universitas bisa terus meningkat dan melewati target Gold Standar di tahun 2025 ini. Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. Fatah Sulaiman, ST., MT., yang hadir langsung, dijadwalkan membuka acara dan memberikan arahan strategis. “Kerja sama adalah instrumen penting untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Karena itu, tata kelola yang transparan dan akuntabel menjadi keharusan,” ujarnya dalam undangan resmi. Prof. Fatah menambahkan bahwa kegiatan ini juga akan menjadi ajang sosialisasi Peraturan Rektor No. 06 Tahun 2025. “Dengan pedoman baru ini, kita ingin memastikan seluruh kerja sama dapat terukur, terdokumentasi, dan bermanfaat nyata bagi Untirta maupun mitra,” jelasnya. Selain evaluasi dan monitoring, rapat akan membahas pelaporan dokumen kerja sama di tingkat program studi yang dipaparkan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Alfirano, ST., MT., Ph.D. yang dipandu oleh Nurrochmah, S.T., M.Pd. selaku ketua Tim Pokja Kerja Sama. Agenda ditutup dengan diskusi interaktif untuk menghimpun masukan dan pertanyaan dari peserta dan Melalui forum ini, Untirta berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai mitra, baik dalam maupun luar negeri, sehingga kontribusi universitas terhadap pembangunan daerah dan nasional semakin berdampak sesuai dengan program Diktisaintek Berdampak yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Sains Teknologi di tahun 2025 ini.

Baca Selengkapnya