Berita Terkini

FH Universitas Trunojoyo Madura dan FH Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tandatangani Perjanjian Kerja Sama 17 May 2022 Tim kerjasama

Jumat, 13 Mei 2022, bertempat di ruang sidang 1 Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura, FH untirta dengan FH UTM melaksanakan perjanjian kerjasama tentang Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM). Penandatanganan PKS tersebut dihadiri oleh Dekan FH UTM, Dr. Safi, SH, MH. dan Dekan FH Untirta, Dr. Agus Prihartono P. S., S. H., M. H.Para wakil  dari FH Untirta dan FH UTM juga berkesempatan untuk hadir langsung di ruang sidang 1 FH Universitas UTM. Dalam acara perjanjian kerjasama tersebut di canangkan berbagai kegiatan yg merupakan impementasi PKS, yaitu diantaranya Program MBKM yaitu pertukaran mahasiswa. 

Baca Selengkapnya
Untirta-USK Perkuat Kerja Sama dalam Penerimaan Mahasiswa Internasional 13 Apr 2022 tbmarif

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan FK Universitas Syiah Kuala kembali membahas dan berkoordinasi terkait dengan kerja sama yang telah disepakati beberapa waktu lalu. Kegiatan ini berlangsung daring melalui Zoom Meet dengan dihadiri oleh para dekan, wakil dekan, bidang kerja sama dan humas dari kedua belah pihak, Rabu (13/4/2022). Adapun hal yang dibahas pada kegiatan ini mengarah pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang akan kedatangan dari mahasiswa luar, tepatnya dari Thailand. Dekan FK Untirta Dr. dr. Siti Farida, M.Kes., Ph.D., mengatakan, Untirta memang tengah mempersiapkan apa-apa saja yang dibutuhkan dalam menyambut mahasiswa tersebut. “Kami berterima kasih karena diberikan kesempatan oleh Syiah Kuala dalam pertemuan kali ini untuk membahas mekanisme penerimaan mahasiswa dari Thailand ini,” katanya. “Mudah-mudahan apa yang kita niatkan, baik dari PKS dan yang lainnya Insya Allah kita membawa hasil sebaik-baiknya,” tambahnya. Sementara itu Wakil Dekan I FK Universitas Syiah Kuala, Syafrizal menuturkan, mekanisme kerja sama tentu sesuai dengan implementation agreement dan sangat mungkin bisa dilakukan terkait dengan kerja sama ini. “Sehingga bentunknya mungkin semi juknis. Di situ akan kita paparkan tugas dan tanggung jawab kedua belah pihak. Untuk itu nanti akan kembali ke international office-nya. Saya rasa,” ujarnya.(TMA/HI/AAP/VDF)

Baca Selengkapnya
Sukseskan Program MBKM, Untirta dan ANTARA Jajaki Kerja Sama 29 Mar 2022 hilman

Jakarta-Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melakukan kunjungan ke Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Jakarta, Selasa (29/3/2022). Kunjungan Untirta ke ANTARA ini bertujuan agar bisa menyukseskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek RI. Hadir dalam kunjungan ini Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Sistem Informasi, Penguatan Kemitraan dan Layanan Industri Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd., Koordinator Kerja Sama dan Humas Veronika Dian Faradisa, S.E., M.M., Sub Koordinator Humas, Adhitya Angga Pratama M.Ikom., serta tim. Disambut hangat kedatangan dari Untirta, Kepala Redaksi Kesra Arief Mujayatno, Redaktur Pelaksana Gusti Nur Cahya Aryani, Jurnalis panca Hari Prabowo, Indriyani dan tim. Aceng menjelaskan, akan sangat menarik jika kolaborasi Untirta dan ANTARA terjadi. Kolaborasi yang dimaksudkan seperti dosen menulis serta pemagangan untuk mahasiswa Untirta semua jurusan. Sebab, seperti diketahui, dalam program MBKM, pembelajaran yang tidak linear adalah bagian dari merdeka belajar yang dicanangkan oleh Mendikbudristek. “Saya kira menarik kalau kita sampai pada pelaksanaan program-program dari Untirta dan ANTARA. Misal ANTARA masuk Untirta atau sebaliknya. Mudah-mudahan hal ini bisa dikomunikasikan terus sehingga kerja sama bisa terus berlanjut,” jelasnya. Ia menuturkan, saat ini dengan sumber daya manusia di Untirta yang mumpuni, utamanya terkait dengan publikasi sudah berjalan dengan baik. Hanya saja, sivitas akademika Untirta menurutnya perlu juga untuk lebih mengenal luas pembelajaran dan praktik di luar kampus dan ANTARA adalah salah satu yang dianggapnya bisa mewujudkan hal tersebut. Sementara itu, Arif mengatakan, secara komitmen pihaknya yakin dengan Untirta. Maka dari itu, saat ini ANTARA tengah menelaah terkait dengan program MBKM. Apa-apa yang bisa dikerjasamakan agar tetap sasaran menjadi prioritas ANTARA saat ini untuk perguruan tinggi yang bekerja sama dengan pihaknya. “Kita akan tinjau terkait program apa saja yang nanti akan dibutuhkan. Misalnya, terkait magang bersertifikat. ANTARA juga melaksanakan kerja sama dengan pemerintah dalam hal pelatihan kehumasan, komunikasi, penulisan populer dan banyak lagi. Kolom telaah bisa ditulis oleh rekan-rekan akademisi yang terkait dengan solutif dan isu terkini,” katanya.(HI/AAP/VDF).

Baca Selengkapnya
Untirta dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tindak Lanjut MoU Kerja Sama Tridarma Perguruan Tinggi 24 Mar 2022 hilman

Serang–Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung melakukan rapat koordinasi terkait finalisasi Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman kerja sama tridarma perguruan tinggi. Rapat koordinasi ini dilaksanakan di Ruang Rapat Besar, Lantai 4 Gedung Rektorat, Kampus Untirta Sindangsari, Kabupaten Serang, Kamis (24/3/2022). Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik, Pengembangan Inovasi, Pengabdian dan Hilirisasi Riset selaku Plt. Kabiro BAKP Dr. H. Agus Sjafari, S.Sos., M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Akhmadi, S.E., M.M., Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Indra Suhendra, S.E., M.Si., Wakil Dekan Bidang Umum Bambang Mahmudi, S.E., M.M., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Moh. Mukhsin, S.E., M.M., Kaprodi dan Sekprodi serta tim dari FEB Untirta, Koordinator Humas dan Kerja Sama Veronika Dian Faradisa, S.E., M.M., Subkoordinator Kerja Sama Ratih Purnamasari, S.E., M.Akt., dan tim, Kepala Biro A2KK UIN SGD Bandung Drs. H. Khoirudin, M.M., serta jajarannya. Pada kesempatan ini, disepakati tiga ruang lingkup kerja sama kedua belah pihak di antaranya soal (1) penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (2) peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia; dan (3) kegiatan lain yang disepakati para pihak. Adapun jangka waktu dalam kerja sama ini adalah selama lima tahun dan akan dilakukan evaluasi dan monitoring dilakukan para pihak sekurang-kurangnya satu tahun sekali secara bersama-sama. Agus menyambut baik dengan adanya kerja sama ini dan diharapkan tentu saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dan masyarakat. Selaras apa yang sudah disampaikan oleh Agus, Khoirudin mengatakan semoga dalam kerja sama tersebut bisa memberikan manfaat untuk kemajuan pendidikan di Indonesia dan ia berharap implementation agreement segera berlanjut. “Kerja sama yang kita bahas ini adalah tentang tridarma perguruan tinggi dan apapun itu kami akan membuka dalam hal baik bidang pengajaran atau soal pengembangan SDM pad a masyarakat,” katanya. Ia optimis kerja sama antara Untirta dan UIN ini berjalan dengan lancar karena UIN senantiasa berkomitmen kuat dalam pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Terbaru, saat ini pihaknya tengah bekerja sama dengan Kabupaten Sumedang dalam pengembangan agrowisata dengan media lahan delapan hektare

Baca Selengkapnya
Platform Kedaireka Sukses Adakan Sosialisasi Penyusunan Proposal Kedaireka Matchingfund 2022 16 Mar 2022 angga

Kedaireka telah sukses melaksanakan sosialisasi secara Dalam jaringan (Daring) melalui video conference zoom meeting pada hari Rabu, 16 Maret 2022. (16/3) Ratih Purnamasari, Sub Koordinator Kerjasama selaku moderator ketika diwawancara memberitahu latar belakang sosialisasi tersebut adalah tingginya antusias dosen mengikuti matching fund. “Latar belakang bagian kerjasama untirta mengadakan penyusunan proposal matching fund kedaireka 2022 karena tingginya antusias dari dosen yang ingin mengikuti matching fund kedaireka 2022 tapi masih memerlukan informasi atau pengetahuan mengenai tekhnis pembuatan proposal matching fund kedaireka,” ucap Ratih kepada Humas Untirta via Whatsapp. Sosialisasi yang banyak diawali opening speech dari WR 4 Untirta Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd dan dihadiri Dosen internal Untirta dengan jumlah total 90 orang, memiliki tujuan/target yaitu, banyak dosen dari Untirta lolos seleksi sebagai penerima insentif program Matching Fund Kemendikbudristek 2022. “Targetnya adalah Semakin banyak dosen dari untirta yang bisa mengikuti kegiatan matching fund dan lolos seleksi sebagai penerima Insentif Program Matching fund kemendikbudristek tahun 2022,” ungkap Ratih. Ratih berharap dengan adanya sosialisasi tersebut, matching fund dapat menjadi nilai tambah karena terbentuknya kolaborasi antara dua pihak melalui platform Kedaireka. “Harapannya Matching Fund dapat menjadi salah satu nilai tambah terbentuknya kolaborasi antara dua pihak melalui platform Kedaireka,” harap Ratih. Ratih juga menambahkan, dengan adanya dukungan matching fund tersebut, dapat memprioritaskan kolaborasi yang berkontribusi terhadap pencapaian delapan indikator kerja utama perguruan tinggi. “Dengan dukungan Matching Fund ini diprioritaskan bagi kolaborasi yang berkontribusi terhadap pencapaian 8 (delapan) Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi* yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek dapat tercapai,” tambah Ratih. Narasumber kegiatan yaitu Dr Ing. M. Iman Santoso, M.Sc selaku koordinator pusat penerimaan Kota, Wilayah dan Pertanahan LPPM Untirta dan Dr. Eka SAri, ST., MT elaku kepala laboratorium bioengineering and biomedical engineering COE research centre FT Untirta.

Baca Selengkapnya
Untirta dan KONI Banten Jalin Kerja Sama 16 Mar 2022 tbmarif

Serang–Untirta dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten sepakat jalin kerja sama ditandai dengan pendandatanganan MoU kedua belah pihak. Kerja sama ini terjalin guna meningkatkan peran sinergitas peran perguruan tinggi negeri dan KONI dalam peningkatan kualitas olahraga di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud pengimplementasian tridarma perguruan tinggi dan sebagai pendukung pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Acara penandatangan MoU dilaksanakan di ruang Rapat Lantai 4 Rektorat Untirta Sindangsari, Kabupaten Serang. Hadir dalam kegiatan ini Ketua KONI Banten Drs. H. Edi Ariadi, M.Si., Wakil Ketua III Andi Soko Setiabudi, Wakil Ketua Bidang Sport Science Tighar Sugarba, S.E., Ketua Bid. Kerjasama dan Japhelor, Anggota Bidang Humas Ali Nurdin Abdul Gani, S.H., M.H., Habib Soleh Syamlan, S.E., Anggota Bidang Badan Audit Internal Golib Abd Mutholib S.Pd, M.Si., Tya Rahmania, M.Psi., Anggota Bidang Sport Science, Sugianto, S.E, M.A.P., Satf Kesekretariatan Adam S.Hum., Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Dr. H. Suherna, S.P., M.Si. Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Sistem Informasi, Penguatan Kemitraan dan Layanan Industri Dr. H. Aceng Hasani, Drs., M.Pd, Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Siti Farida, M.Kes., Ph.D., Para Wakil Dekan Fakultas Kedokteran, Kaprodi Ilmu Kelolahragaan Fakultas Kedokteran, Sekprodi Ilmu Kelolahragaan Fakultas Kedokteran, Koordinator Kerja Sama dan Humas, Sub Koordinator Bidang Kerja Sama, serta Sub Koordinator Bidang Humas. Rektor Untirta Fatah Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan atas nama keluarga besar sivitas akademika Untirta berterima kasih dan apresiasi kepada KONI Banten. “Penandatanganan Nota Kesepahaman (PKS), terutama akan secara teknis melaksanakan kerjasama antara KONI Banten dengan Fakultas Kedokteran Untirta dan Sport Science dengan bidang keilmuan olahraga,” tutur Rektor. “Kemudian ada juga kegiatan-kegiatan di sekitar Sport Center yang nanti ada peran KONI juga di situ. Nanti akan dikelola oleh pengelola Sport Center kita adakan aktivitas keolahragaan sekaligus kesehatan yang sudah barang tentu membutuhkan kemitraan strategis antara stakeholders termasuk KONI dengan Fakultas Kedokteran Untirta khususnya program studi ilmu olahraga,” ujarnya. Rektor menyampaikan, akan ada banyak hal yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan tupoksi kedua belah pihak. “Kemudian persiapan SDM dalam pelatihan dan pendidikan, termasuk pengabdian masyarakat terutama dalam pembinaan masyarakat yang sehat seperti apa dan peran-peran yang bisa kita sharing dan sinergikan, saya kira itu berapa hal yang nanti bisa secara implementatif segera setelah ditandatangani MoU dan PKS ini bisa kita laksanakan bersama-sama. Sebagai informasi banyak mahasiswa-mahasiswi Untirta yang menjadi salah satu sumber atlet-atlet provinsi, dan kami mohon atas pembinaannya dan penguatannya terhadap mahasiswa kami yang menjadi atlet di bidang olahraga,” harap beliau. Sementara itu, Edi mengatakan, dilaksanakannya MoU dan PKS berkaitan dengan sport science, sudah barang tentu bagi KONI Banten sangat bermanfaat, karena ia ingin atlet-atlet di Banten tidak hanya mentok di Pelatda jangka panjang,kemudian berkeringat, menghabiskan waktu di lapangan tapi tidak didukung oleh ilmu nya itu sendiri. “Terkait sport science kemudian apa saja yang sesuai dengan ilmu kekinian, artinya olahraga itu juga tidak hanya terpaku pada talent seseorang atlet itu, akan tetapi juga harus ditopang oleh ilmu keolahragaan termasuk kesehatan,” katanya. “Saya sering berdiskusi dengan teman-teman hari ini juga sudah di evaluasi dan kita alokasikan biaya untuk perbaikan gizi dan pengaturan dari segi prestasi jangka panjang, jangka menengah, dan sebagainya apakah nanti pada hasil terakhirnya adalah prestasi pada PON menanti tahun 2024 di Aceh dan di Medan apakah nanti ini optimal atau tidak.” tuturnya. Ia berharap tidak hanya dari pengurus KONI, tetapi kepada stakeholders yang saling mendukung, apakah itu dari Untirta ataupun dengan lembaga lain yang saat ini saling mendukung bersama-sama untuk mewujudkan cita-cita kepengurusan KONI yang baru sekarang ini. Dalam kepemimpinannya, Edi menyampaikan dalam empat tahun ke depan ia akan mengevaluasi soal PON di Papua dari 14 menjadi 13 karena ada kendala yang lain dari segi anggaran dan sebagainya, “Saya melihat bahwa dengan anggaran yang terbatas bisa meraih rangking ke-13 dengan sebelumya berada di rangking 14, jadi anjloknya anggaran dengan prestasi secara lebih bagus ada di prestasi. Jadi saya mengapresiasi para pengurus KONI sekarang dan kemudian para pelatih sebagainya dengan keterbatasan anggaran tapi kita hanya turun satu peringkat,” ujarnya. “Mudah-mudahan kerja sama yang baik seperti dengan Untirta, dengan legislatif, dengan eksekutif, dan sebagainya ini bisa mengembalikan KONI Provinsi Banten menjadi yang terbaik bisa dilihat oleh masyarakat secara nasional dan kita tidak boleh kalah oleh DKI, tidak boleh kalah oleh Jawa Timur,” harapnya.

Baca Selengkapnya