Berita Terkini

Medcom.id Jajaki Kerja Sama Beasiswa OSC kepada Untirta 08 Jul 2022 hilman

Serang-Medcom.id yang merupakan portal berita bagian dari Media Grup Network menjajaki kerja sama beasiswa Online Scholarship Competition (OSC). Berdasarkan penjelasan surat audiensi kerja sama Medcom.id yang diterima oleh Untirta tertanggal 8 Juli 2022, OSC merupakan kompetisi beasiswa online pertama dan terbesar di Indonesia dengan total pendaftar sejak tahun 2015 hingga 2021 mencapai 268.402 peserta. Audiensi penjajakan kerja sama antara Medcom.id dengan Untirta terjadi pada Senin (11/7/2022), di Ruang Rapat Rektorat Lantai 4, Kampus Sindangsari, Kabupaten Serang. Pada kegiatan audiensi penjajakan kerja sama ini hadir Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Sistem Informasi, Penguatan Kemitraan dan Layanan Industri Dr. H. Aceng Hasani, Drs., M.Pd., Koordinator Humas dan Kerja Sama Veronika Dian Faradisa, S.E., M.M., Subkoordinator Humas dan Protokol Adhitya Angga Pratama, S.Ikom., M.Ikom., Subkoordinator Kerja Sama Ratih Purnamasari, S.E., M.M., dan tim. Semetara dari Medcom.id., hadir Head of Corporate Communications Medcom.id Herfindo Satria Gading dan Edwin Pratama. Menurut Herfindo, Medcom.id mecoba melakukan sosialisasi dan silaturahmi ke kampus-kampus ternama yang ada di Indonesia guna memberikan informasi terkait OSC ini. Sebab, OSC menurutnya, adalah program yang sejalan dengan dunia kampus yang terus berusaha merawat dan memajukan generasi bangsa. “Kami ingin memperdalam lagi terkait dengan kolaborasi antara media industri dan kampus. Sebagaimana kita ketahui bahwa OSC ini juga merupakan upaya untuk kita mencerdaskan generasi muda,” ujar Satria. Herfindo menjelaskan, dalam OSC ini jika peserta lolos seleksi maka ada beberapa keuntungan yang didapatkan misalnya seperti bebas uang pangkal 100 persen, bebas biaya kuliah S1 (sampai semester 8), bebas biaya kuliah S2 (sampai 4 semeseter), tabungan pendidikan untuk 25 peserta terbaik, kesempatan magang dan bekerja di media grup, sertifikat pemenang dan sertifikat finalis. Adapun seleksi yang diadakan di antaranya speerti tes potensi akademik dan wawancara. Rektor Untirta menuturkan, dalam penjajakan kerja sama ini bisa ditinjau secara teknis melalui bidang Kerja Sama Untirta.”Adapun terkait kerja sama penguatan kemitraan, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan beasiswa magang misal menjadi kontributor media wilayah Banten bisa kita upayakan,” tuturnya. Sementara itu, Aceng mengatakan, perhatian dari pihak perusahaan untuk perosalan beasiswa sangat luar biasa terhadap Untirta. Ia pun berharap antusiasme dari perusahaan tersebut semakin bertambah guna kemajuan pendidikan. “Mudah-mudahan penjajakan kerja sama ini bisa dijalani dengan optimis, sampai pada tujuan yang sempurna dengan beberapa point kesepakatan yang bisa kita kolaborasikan,” katanya.(HI/AAP/RP/VDF).

Baca Selengkapnya
Wujudkan World Class University, Untirta-Queen’s University Rencanakan Kerja Sama dalam Bidang Penelitian 27 Jun 2022 hilman

Serang-International Office (IO) Pusat Layanan Internasional (Pelita) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melangsungkan kegiatan diskusi bertema ‘Nurturing International Collaborative Relation: Insight from Queen’s University Belfast, United Kingdom (UK), Senin 27/6/2022), di Ruang Multimedia, Kampus Untirta, Sindangsari, Kabupaten Serang. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Wakil Rektor Bidang Akademik, Pengembangan Inovasi, Pengabdian dan Hilirisasi Riset Dr. H. Agus Sjafari, S.Sos., M.Si., Ketua Pelita Udi Samanhudi, Ph.D., Sub Koordinator Program, Partnership, dan Administasi Eko Supriyanto, S.Kom., MM., M.Ak., dan staf, serta pimpinan dan staf dari tiap unit dan dekanat Untirta. Sementara dari Queen’s University hadir Dean of Internationalisation, AHSS, Chair of SEA Group Prof. Michael Alcorn, Global Partnership Manager Yi Feng, Regional Manager SEA Tzermiin Kong dan Manager Country Manager Indonesia & Thailand Yurika Sunardi. Agus mengatakan, ia percaya bahwa dalam renacana kerja sama ini nantinya akan menjadikan Untirta bisa lebih luas cakupannya dalam menjangkau dunia. Pada konteks Untirta, usaha kerja sama ini bisa menaikkan mutu/ranking Untirta serta reputasi sebagai kampus ternama sepert Queen’s University Belfast. “I trust that all us understand that internationalization has been one of the most important agenda of university world wide. For Untirta context, effort sucsesfully agenda of internationalzation shoud be encourage and maximize, one of this effort is to open possible network especially that have rank up and reputation like Queen’s University Belfast,” ujarnya. “Collaboration and collaborative activity in the form of research, community deveoment studend and acamdemic exchange shuoud be part of our collaboration priority. I personaly believe that having more than project for the future with strategic partner university like Qeen’s University would over great and meaning full outcome,” tambahnya. Sementara itu, Alcorn menilai, kerja sama dengan Indonesia yang menjadi bagian kajian kampus di Asia Tenggara menjadi hal penting terutama dalam bidang ketahanan pangan. adapun kajian yang dilakukan juga melibatkan beberapa pihak seperti dengan bekerja sama dengan kampus-kampus ternama. “This collaboration with Untirta is essential to us at Queen’s University so we will find ways to make all these happen,” katanya. Fakultas Pertanian (FP) Untirta sangat antusias untuk memulai joint research, kolaborasi antara dosen peneliti di FP dengan peneliti di Queen’s University. Kepala LPPM Dr. Rusmana, Ir., M.P., mengatakan akan ada skema penelitian internasional internal Untirta dan mengundang tim dari Queen’s University untuk berkolaborasi. Sebagai realisasi MoU, Untirta akan mengirim tiga delegasi untuk mengikuti training singkat dalam bidang food science and leadership (Rektor Untirta, Sekretaris LPPM Prof. Dr. Yeyen Maryani, dan Udi Samanhudi) pada bulan September dengan support funding dari program ISDB. (HI/AAP/VDF)

Baca Selengkapnya
Untirta dan Nurul Fikri Boarding School Rencanakan Kerja Sama Bidang Pendidikan 23 Jun 2022 hilman

Serang-Nurul Fikri Boarding School (NFBS) yang berada di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, melakukan kunjungan ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Sindangsari, Kabupaten Serang, Kamis (23/6/2022). Pada kunjungan ini hadir Direktur NFBS K.H. Achmad Munaji Istamar, Lc., Kepala SMP dan SMA NBFS, serta pimpinan dan staf, yang disambut oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Pengembangan Inovasi, Pengabdian dan Hilirisasi Riset Untirta Dr. H. Agus Sjafari, S.Sos., M.Si dan pimpinan serta staf Humas. Direktur NFBS mengatakan, pada kunjungan kali ini NFBS hendak menjajaki kerja sama terkait bidang pendidikan seperti terkait kemahasiswaan, pengembangan sistem dan kapasitas para guru. Hal lain yang menurutnya bisa dikerjasamakan di antaranya adalah soal bidang bahasa, labschool dan pengembangan pada bidang teknologi. “Harapan kita terus berkolaborasi dan arahan dari Untirta. Kemudian juga kita perlu adanya sharing terkait dengan soal riset dan pertukaran pelajar antarnegara,” tuturnya. Agus menyambut baik terkait dengan rencana kerja sama ini dan berterima kasih kepada NFBS yang sudah menyempatkan berkunjung ke Untirta. Menurut Agus, rencana kerja sama ini seiring dengan Untirta yang terus memajukan dunia akademik. “Kita sedang berusaha mengembangkan dan fokus pada akademik. Maka dari itu perlu ada MoU terkait kerja sama ini, kemudian perkegiatannya bisa dibuat perjanjian kerja sama. Misalnya jika ada pelatihan guru atau kemahasiswaan bisa ada perjanjian kerja samanya,” ujarnya. “Semoga saja siswa lulusan dari Nurul Fikri bisa lebih banyak masuk ke Untirta sehingga Untirta selalu memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Saya kira kerja sama ini bisa dilakukan sebagai bentuk dalam hal pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.(HI/TMA/AAP/VDF)

Baca Selengkapnya
Untirta Press Kembali Jalin Kerja Sama dengan STISIP Setia Budhi Rangkasbitung Terkait Penerbitan Buku 22 Jun 2022 Hilman

Rangkasbitung-Untirta Press sebagai unit penerbitan dan pencetakan karya ilmiah pada Unit Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (UPBK) Untirta kembali bekerja sama dengan STISIP Setia Budhi Rangkasbitung. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua belah pihak dalam rangkaian acara Expo Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi Rangkasbitung, Lebak, Selasa (21/6/2022). PKS ini berkaitan dengan penerbitan buku berjudul ‘Desa Adat: Histori, Tantangan, dan Kebijakan di Masa Depan’ yang ditulis oleh Ketua STISIP Setia Budhi Dr. Harits Hijarah Wicaksana, M.A.P., bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak Junaedi Ibnu Jarta dkk. Penandatanganan PKS ini juga disaksikan oleh Ketua Yayasan STISIP Setia Budhi Rangkasbitung dan unsur pimpinan kampus. Sebelumnya, STISIP Setia Budhi Rangkasbitung juga pernah melakukan kerja sama dengan Untirta Press terkait dengan penerbitan buku ‘New Normal: Perspektif Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik Kontemporer’ yang ditulis oleh Harits, dan kawan-kawan (dkk). Direktur Untirta Press Dr. Firman Hadiansyah, M.Hum., mengungkapkan, pada saat ini ruang-ruang kolaborasi sangat terbuka termasuk dalam dunia kepenulisan. Ditambah dengan perkembangan era digital membuat upaya kolaborasi tersebut menjadi lebih mudah. Namun demikian, menurutnya, hal tersebut juga harus diisi dengan semangat kreativitas dan inovasi untuk kemajuan institusi atau yang lebih untuk bangsa. “Di Untirta Press kita membuka akses bukan hanya akademisi dari Untirta saja dalam penerbitan buku, melainkan juga dari luar Untirta baik secara lembaga maupun personal. Sebab, di masa saat ini adalah eranya keterbukaan. Semoga saja kerja sama ini menberikan manfaat yang baik bagi Untirta maupun STISIP Setia Budhi Rangkasbitung,” ungkap Firman. Firman menambahkan, sebagai sentral dari penerbitan buku di Untirta, dalam penerbitan buku di Untirta termasuk dengan kerja sama penerbitan pada saat ini, buku bukan hanya dicetak secara konvensional melainkan juga akan menjadi e-book yang bisa diakses melalui platform digital https://upress.untirta.ac.id/. “Sudah selayaknya kita bergerak mengikuti zaman termasuk dalam bidang penerbitan. Maka dari itu kita buat wadah digitalnya. Hal ini terwujud berkat kerja sama dari semua pihak, terutama dari pimpinan di Untirta dan akhirnya kami pun memiliki platform digital yang bertujuan memudahkan akses buku bagi siapa saja yang membutuhkan,” ujarnya. Sementara Harits mengatakan, sebagai seorang akademisi ia selalu berusaha untuk menelurkan sebuah karya. Hal tersebut tentu erat berkaitan dengan Tridharma perguruan tinggi yakni sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Kami bersyukur bisa kembali berkolaborasi dengan Untirta Press. Kami memilih Untirta Press karena militansi dan hasil yang diciptakan sesuai dengan standardisasi percatakan buku. Apalagi Untirta Press saat ini adalah anggota dari Ikapi. jadi kredibilitasnya sebagai sebuah penerbitan tidak bisa diragukan lagi,” kata Harits yang juga merupakan Alumnus FISIP Untirta. Ia juga menambahkan hasil kerja sama ini bagian dari upaya kerja-kerja akademik, termasuk dapat dijadikan preferensi oleh siapa pun. Dalam hal ini, buku yang akan diterbitkan oleh Untirta Press, yang telah ditulis oleh Harits dkk., akan memiliki tema yang jarang sekali diulas oleh para scholar, yaitu tentang masyarakat adat kasepuhan. Sedikit gambaran tentang buku ini, menurut Harits, buku ini mengilustrasikan peristiwa dan interaksi yang ada di masyarakat adat kasepuhan. Buku ini juga merupakan hasil dari sebuah riset ilmiah yang telah dilakukan oleh Harits, dkk.

Baca Selengkapnya
BERKOMITMEN DUKUNG MBKM, UNTIRTA GANDENG CNN INDONESIA JAJAKI KERJASAMA 18 Jun 2022 Difa

Jakarta- Tim Kerjasama , Humas dan Protokol Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengunjungi CNN Indonesia pada Jumat (17/06/22) di Jakarta. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan jurnalistik Humas Untirta ke media nasional. Bertujuan untuk menguatkan bidang kehumasan dan pelatihan jurnalistik dan menjajaki Kerja Sama Untirta dengan media nasional terkait program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan banyak lagi ruang yang bisa digali untuk dikerjasamakan.Dalam kegiatan tersebut turut hadir Koordinator Kerja Sama dan Humas dan Protokol, Veronika Dian Faradisa, MM, didampingi Sub Koordinator Kerjasama Ratih Purnamasari, SE., M. Ak , Sub Koordinator Humas Adhitya Angga Pratama, M.I.kom, beserta staf Humas dan Kerja Sama disambut hangat oleh Revolusi Riza selaku Wakil Pemimpin Redaksi dan Frederick selaku Head of PR CNN serta Refli PR CNN Indonesia.Veronika menjelaskan bahwa bentuk kolaborasi dengan CNN Indonesia adalah bukan kali pertama. Disampaikan Veronika pada tahun 2019 dan 2020 pernah berkolaborasi dengan CNN. Untuk mendukung implementasi Merdeka Belajar kampus Merdeka di Untirta dari delapan program tersebut akan bekerjasama gandeng CNN “ini adalah komitmen kami sebagai perguruan tinggi untuk mendukung program MBKM” tuturnya.Bentuk kerja sama selain ruang MBKM seoerti kewirausahaan merdeka, praktisi mengajar, pertukaran mahasiswa merdeka, kampus mengajar, dan kehumasan dalam bentuk konten-konten maupun berita nasional, tidak menutup kemungkinan membuka ruang lain sebab raihan prestasi Untirta dari tahun ke tahun kian meningkat .Frederick selaku Head of PR CNN mengatakan bahwa CNN Indonesia sebagai media di tanah air pasti akan mendukung kegiatan-kegiatan sivitas akademika untuk pengembangan ke ilmuan “kami berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan positif dalam kerja sama dengan Kampus Untirta” katanya.Untirta menurut Revolusi Riza sudah pernah berkolaborasi dengan CNN Indonesia pada event goes to campus dan wisuda daring secara nasional. Kedepannya diharapkan kerja sama ini dapat terus berkembang sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak. (DDZ/AAP/VDF)

Baca Selengkapnya
Untirta Adakan Pelatihan Pendamping PPH Sekaligus Penandatanganan MoU 17 Jun 2022 (tbmarif)

Untirta adakan pelatihan pendamping Proses Produk Halal (PPH) secara Daring dan tatap muka di Kampus Sindang Sari (tatap muka), yang didampingi oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (JULEHA) Provinsi Banten, serta dihadiri oleh Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, dan Ketua Halal Center Untirta, Nurpati Wahyu Astuti. Ketua Halal Center Untirta, Nurpati Wahyu Astuti sempat memberikan sambutannya sebelum acara dibuka oleh Rektor Untirta, Fatah Sulaiman. “Terima kasih semua yang sudah hadir, terutama Rektor Untirta, bapak Fatah Sulaiman. Bapak Rektor dan hadirin yang saya hormati, Isu halal menjadi isu utama kami, banyak negara menggunakan isu halal, sebagai visi pembangunan mereka, data dari global state ekonomi, tahun 2020-2021, data tersebut pada tahun 2021 menyebut, Indonesia masih dibawah lima besar padahal mayoritas muslim di Indonesia. Oleh karena itu ini menjadikan tantangan bagi kita semua bahwa Isu halal menjadi isu statis nasional,” ucap Nurpati. Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, kerap memberikan sambutan sekaligus membuka acara Pelatihan Pendamping PPH. “Assalamualaikum, yang saya hormati tamu kita dari Badan Penyelenggara Jaminan Korbuk Halal Sekaligus Narasumber bapak haji Cahyono, teman-teman dari JULEHA, jadi nanti ada tugas bagaimana program supaya penyelembihan itu presisi. ini perintah agama pak, presisi itu istilah agama di atas orkesonan, ada dalilnya supaya memberikan rasa nyaman dan tidak terasa jadi seperti tidur,” pungkas Fatah. “Jadi ini perintah agama, urusan dunia dan akhirat, kita sedang merintis, sesuai kiprah perguruan tinggi, harus memberikan pencerahan pada masyarakat ini perintahnya bukan hanya halal, tapi Toyiba nya juga, jadi proses dari hulu hingga hilir harus kita tawar kalau nyembelih hewannya halal tapi dicucinya sama air kotor ga Toyib,” lanjut Fatah dan diakhiri sambutannya dengan pembukaan. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penanda tanganan MoU Halal Center Untirta dan JULEHA DPW Provinsi Banten, yang berisi tentang Nota Kesepahaman antara PARA PIHAK dalam saling memenuhi dan memperoleh manfaat oleh kedua belah pihak, dengan isi MoU lebih lanjut sebagai berikut. PASAL 1 : MAKSUD DAN TUJUAN “Maksud nota kesepahaman ini adalah memenuhi kebutuhan dan/atau memperoleh manfaat yang saling menguntungkan bagi PARA PIHAK, berdasarkan hak dan kewajiban yang sama, dengan memperhatikan batas kemampuan dan tidak menganggu tugas pokok PARA PIHAK. Tujuan nota kesepahaman ini adalah untuk peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi PARA PIHAK, dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan berbagai kegiatan melalui tri dharma perguruan tinggi.” PASAL 5 : ” Nota kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung mulai tanggal ditandatanganinya nota kesepahaman ini dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan PARA PIHAK” tulis MoU tersebut. Pada akhir acara dihadirkan sesi materi, dengan salah satu isi materinya ialah 7 tugas fungsi BPJH, yang dibawa oleh Pusat Pembinaan dan Pengawasan JPH BPJPH, Giring Cahyono. “Setiap produk halal luar negeri, yang sampai ke Indonesia yang sudah memiliki sertifikat halal dari lembaga halal di negara nya, dan lembaga halal tersebut sudah bekerja sama dengan BPJPH atau sebelumnya dengan MUI, maka program tersebut harus di register,” terang sepatah materi oleh Giring kepada peserta.

Baca Selengkapnya