SERANG-Kerja Sama Untirta dan Bakrie Center Foundation melakukan sosialisasi Campus Leaders Program Percepatan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia yang dilakukan melalui Zoom, Kamis 8 Juli 2024. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor 4 Untirta Prof. Alfirano, S.T., M.T., Ph.D., Ka. BAKK, para Wakil Dekan fakultas, Ketua Pokja Kerja Sama Untirta Ratih Purnamasari, S.E., M.Akt., dan narasumber dari Bakrie Center Foundation Rani Siyratu. Prof. Alfirano berharap kegiatan kerja sama ini tidak terbatas hanya di kegiatan ini saja dan dapat juga ada kegiatan lain terutama di lingkup tridharma perguruan tinggi. “Agar berdaya saing dan memiliki karakter yang baik dan tentu saja dosen juga harus melakukan penguatan dengan program seperti guest lecture, penelitian bersama, dan lainnya serta juga pengembangan kapasitas untuk tendik dan mahasiswa di Untirta,” imbuhnya. Rani menjelaskan, memberikan biaya magang mandiri dengan jangkauan 13 Provinsi salah satunya yang jadi mitra adalah di Banten. “Ada banyak lembaga yang bermitra dengan kita seperti lembaga pendidikan dan lingkungannya juga sehingga nanti menjadi penempatan bagi mahasiswa,” imbuhnya. Ia menuturkan pemagangan ditempatkan sesuai jurusan dan keahlian dan dengan isu yang tengah berkembang. “Bisa dipilih oleh mahasiswa dia mau memilih magang yang mana untuk MSIB dan magang mandirinya untuk kantor pusat dan daerah. Memang banyak sekali pilihannya dan kami sangat terbuka karena magang ini bersifat multidisiplin. Magang dilakukan lima bulan dan dibimbing oleh para praktisi,” tuturnya.(TMA/AAP)
Baca SelengkapnyaFakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia melaksanakan penandatanganan Addendum (lampiran kontrak perjanjian) Memorandum of Understanding, Perjanjian Kerjasama dan Implementation Arrangement pada hari selasa 6 agustus 2024 di Ruang Seminar Fakultas Hukum Untirta Lt. 1 Gedung FH Untirta Kampus Sindangsari pukul 10.00 s.d 15.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Ketua DKPP RI beserta jajarannya, Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaeman, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang 4 Prof. Alfirano, ST., MT., Ph.D, Dekan FH Untirta Ferry Fathurokhman, S.H., M.H., Ph.D. dan Seluruh Civitas Akademika FH Untirta (termasuk Mahasiswa). Dalam acara ini juga diundang Anggota KPU, Bawaslu Provinsi Banten, Kabupaten dan Kota Provinsi Banten. Selain penandatangan yang dilakukan oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang 4, Dekan FH Untirta, Ketua DKPP dan Sekjen, dilaksanakan pula Kuliah Tamu dengan Narasumber Ketua DKPP RI Bapak Heddy Lugito dan Dr. Firdaus, S.H., M.H. (Wakil Dekan I FH Untirta) Sebagai moderator.
Baca SelengkapnyaUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jaringan internasional dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Universidade Oriental Timor Lorosa’e (UNITAL) dari Timor Leste. Kerja sama yang fokus pada pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada 5 Agustus 2024. Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting dari kedua universitas. Dari pihak UNTIRTA, hadir Rektor Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Rusmana, Ir., M.P., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi Prof. Alfirano, S.T., M.T., Ph.D., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Leo Agustino, Ph.D., serta Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Tb. Bahtera Rohimudin, S.E., M.Si. Sementara itu, dari pihak UNITAL hadir Dr. Antonio Guterres, Wakil Rektor 1 , Cecilio Belo , Wakil rektor 2,bersama jajaran penting lainnya. Dalam sambutannya, Rektor UNTIRTA Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk merealisasikan kerja sama ini. “Era sekarang adalah era kolaborasi, dan dengan tangan terbuka kami siap melakukan kerja sama dalam berbagai aspek layanan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Universidade Oriental Timor Lorosa’e. Khususnya dalam kegiatan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta secara umum agenda-agenda bersama dalam riset kolaborasi, pengabdian masyarakat, dan pendidikan. Kami juga siap mengirimkan para dosen dan peneliti untuk melakukan kolaborasi riset antara UNITAL dan UNTIRTA,” ungkapnya. Wakil rektor UNITAL, Dr. Antonio Guterres, juga menyampaikan sambutan hangatnya, “Atas nama UNITAL, kami merasa bersyukur sekali dalam kesempatan ini. Terutama untuk semua kesiapan maupun komitmen antara kedua belah pihak. Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua lembaga. Pendekatan dalam bidang riset saya pikir sangat penting sekali antara kedua negara supaya bisa menjalin hubungan baik,” tuturnya. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat antara kedua institusi, serta memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste. Kedua universitas berkomitmen untuk terus menjajaki peluang kolaborasi lebih lanjut yang bermanfaat bagi pengembangan akademik dan sosial di kedua negara.
Baca SelengkapnyaDalam rangka untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi yang berkualitas tinggi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Univeritas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) mengajak beberapa Perguruan Tinggi dan NGO untuk bersama- sama bersinergi untuk bekerja sama demi kemajuan bersama secara akademik dan peneletian. FISIP Untirta melakukan kerja sama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Provinsi Bali, diantaranya Universitas Udayana, Universitas Ngurahrai, Universitas Warmadewa dan Safe Net Salah satu NGO yang bergerak dalam bidang Hak Hak digital. Jalinan kerja sama yg dilakukan antara beberapa Perguruan Tinggi ini adalah upaya demi mewujudkan komitmen FISIP Untirta untuk memberikan pendidikan unggul kepada mahasiswa dan menjadi world-class university. Dalam penandatangan yang dilakukan oleh beberapa Perguruan Tinggi di tanda tangani langsung oleh Dekan FISIP Untirta, Leo Agustino, P.hD, pada 01 dan 02 Agustus lalu di Bali. Di dampingi oleh Para wakil dekan FISIP dan Kepala jurusan di lingkungan FISIP Untirta. Leo Agustino menjelaskan, di era yang menuntut kolaborasi ini, FISIP Untirta Ingin membangun jejajaring yang lebih luas, untuk mendongkrak Indek Kinerja Utama (IKU) adanya joint riset, joint jurnal, pertukaran dosen dan mahasiswa. “Dalam penandatangan tersebut disepakati akan diselenggarakan tindak lanjut dalam bentuk Implementation Agreement (IA), Universitas Ngurahrai, Marwadewa dan Safe net sudah membangun konsorsium dalam bentuk seminar dan aneka perlombaan ilmiah yang akan berlangsung ditahun ini.”Ujarnya.
Baca SelengkapnyaSerang, 1 Agustus 2024 – Yayasan Wahana Visi Indonesia (WVI) mengunjungi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (FKIP Untirta) dalam upaya pemberdayaan anak, keluarga, dan masyarakat yang paling rentan. Kerja sama ini mengusung tema besar “Pemberdayaan Anak, Keluarga, dan Masyarakat Rentan: Pendekatan Pengembangan Masyarakat, Advokasi, dan Tanggap Bencana untuk Perubahan Berkesinambungan.” Melalui kolaborasi ini, FKIP Untirta dan WVI berkomitmen untuk menghadirkan program-program inovatif yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan komunitas rentan tanpa membedakan agama, ras, suku, maupun gender. Pendekatan yang digunakan mencakup pengembangan masyarakat, advokasi hak-hak anak dan keluarga, serta kesiapsiagaan dan tanggap bencana, guna memastikan perubahan yang berkelanjutan dan inklusif. Pengembangan Masyarakat dan Advokasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik Sebagai bagian dari kerja sama ini, FKIP Untirta akan mengintegrasikan program pemagangan bagi mahasiswa dengan fokus pada pengembangan masyarakat. Mahasiswa akan ditempatkan di berbagai komunitas yang telah menjadi mitra WVI, di mana mereka akan berperan aktif dalam menjalankan program-program pemberdayaan. Program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kerja sama ini juga mencakup advokasi untuk hak-hak anak dan keluarga. Dengan dukungan FKIP Untirta, WVI akan melanjutkan upaya advokasinya dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan, khususnya dalam akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak. Salah satu komponen penting dari kerja sama ini adalah kesiapsiagaan dan tanggap bencana. FKIP Untirta dan WVI akan bekerja sama dalam menyusun program pelatihan dan simulasi bencana bagi masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan bencana. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dan merespons situasi darurat, serta meminimalisasi dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara dunia pendidikan dan organisasi non-pemerintah dalam mendorong perubahan sosial yang positif dan berkelanjutan, serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dalam masyarakat
Baca SelengkapnyaUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) tandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pelaksanan Suvei Penilaian Integritas (SPI) Pemda se-Banten. Kegiatan bertempat di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) Jl. Kuningan Persada Kav. 4 Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2024). Kerja sama yang diinisiasi dari KPK ini melibatkan 40 perguruan tinggi negeri dan 1 dari perguruan tinggi agama negeri sebagai upaya mendukung pencegahan terhadap praktek korupsi di instansi pemerintah daerah maupun pusat. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan KPK Nurul Ghufron, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Prof. Abdul Haris, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Wawan Wardiana, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Didik Agung Wijanarko, Direktur Monitoring KPK Agung Yudha Wibowo, serta para rector serta perwakilan dari perguruan tinggi lain yang terlibat. Survei penilaian ini melibatkan perguruan tinggi dalam Satuan Pengawasan Internal (SPI) pemerintah daerah tahun 2024. Untirta dilibatkan untuk wilayah Banten baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Seluruh hasil SPI dipublikasikan secara terbuka melalui situs jaga.id. Acara penandatanganan perjanjian kerjasama ini dibagi menjadi empat sesi berdasarkan wilayah kerja pelaksanaan survei SPI: Indonesia Barat satu, Indonesia Barat dua, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur. Selain sesi penandatanganan, acara juga dibagi menjadi beberapa sesi lainnya, termasuk sesi Pelibatan Perguruan Tinggi dalam Upaya Pencegahan Korupsi, dukungan terhadap implementasi Kebijakan Satu Peta, dan pelibatan perguruan tinggi dalam pencegahan korupsi melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), dengan Fristian Griec sebagai moderator.
Baca Selengkapnya